PENGENALAN SYPHILIS

” Jumlah pengidap syphilis/raja singa mengalami penurunan pada wanita sejak 2010. Tetapi pada pria, jumlah penderita sipilis tidak menurun, terutama pada pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria “

Apa Itu Syphilis ?

Syphilis atau yang dikenal dengan raja singa, adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Syphilis merupakan suatu penyakit infeksi yang dapat menyerang berbagai organ tubuh serta menyerupai berbagai penyakit, sehingga syphilis disebut dengan the great imitator. Dapat menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf pada tubuh manusia.

Bagaimana Penularan Syfilis ?

Penyakit syphilis ditularkan melalui selaput lendir (vagina, mulut, kulit). Umumnya, kontak langsung terjadi melalui hubungan seksual, bisa berbentuk seks vaginal, anal, maupun oral. Selain itu, penularan bisa terjadi dari seorang wanita hamil kepada bayinya, juga berbagi jarum suntik.

Bakteri penyebab syphilis tidak bisa bertahan lama di luar tubuh manusia, dan penyakit ini tidak dapat ditularkan lewat cara-cara di bawah ini:

– Memakai toilet yang sama dengan pengidap syphilis.

-Berbagi peralatan makan yang sama.

-Memakai pakaian yang sama.

-Berbagi kolam renang atau pun kamar mandi yang sama.

Yang bersiko terkena Syphilis

Penderita HIV lebih rentan terhadap penularan dan menjadi penyebar syphilis. Sekali Anda tertular syphilis, bukan berarti Anda akan kebal terhadap infeksi sejenis. Anda bisa terinfeksi lagi dan lagi.

Gejala Syphilis

Masa inkubasi antara 10-90 hari

Tahap 1: Berlangsung 9-90 hari setelah terinfeksi

Timbul Luka kecil, bundar dan tidak sakit (chancre) – tepatnya pada kulit yang terpapar/ kontak langsung dengan penderita. Chancre sebagai tempat masuknya penyakit hampir selalu muncul di dalam dan sekitar genetalia, anus bahkan mulut. Pada kasus yang tidak diobati (sampai tahap 1 berakhir), setelah beberapa minggu, chancre akan menghilang tapi bakteri tetap berada di tubuh penderita.

Tahap 2: 1-2 bulan kemudian

Muncul gejala lain: sakit tenggorokan, sakit pada bagian dalam mulut, nyeri otot, demam, lesu, rambut rontok dan terdapat bintil. Beberapa bulan kemudian akan menghilang. Sejumlah orang tidak mengalami gejala lanjutan.

Tahap 3: Merupakan tahap akhir sifilis

Pada fase ini chancre telah menimbulkan kerusakan fatal dalam tubuh penderita. Dalam stase ini akan muncul gejala: kebutaan, tuli, borok pada kulit, penyakit jantung, kerusakan hati, lumpuh dan gila. Tahap letal.

Deteksi dini Syphilis

Syphilis paling mudah menular pada tahap 1 dan tahap 2. Apabila Anda pernah melakukan perilaku berisiko, dan merasakan gejala seperti yang disebutkan pada tahap 1 dan 2(Lihat kembali menu Gejala Syphilis), Anda dapat melakukan pengujian dengan Onestep Syphilis sendiri di rumah. Pengujian ulangan perlu dilakukan setidaknya 3 bulan setelah pengujian pertama dilakukan. Apabila ingin lebih memastikan, periksakan diri ke dokter atau klinik spesialis penyakit kelamin untuk memastikan diagnosis terhadap sifilis. Makin cepat sifilis diobati, makin kecil kemungkinan syphilis berkembang menjadi penyakit yang serius.

Pengobatan Syphilis

Pengobatan syphilis sangat mudah dilakukan. Pengobatan umumnya adalah dengan menggunakan antibiotik berupa suntikan penisilin. Jika tidak diobati, syphilis bisa menjadi penyakit yang berbahaya dan bisa berujung kepada kematian. Penderita syphilis yang sedang dalam masa pengobatan harus menghindari hubungan seksual hingga infeksi dipastikan sudah sembuh total.

Mengatasi Sifilis ?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat dilakukan:

  • Lakukanlah aktivitas seksual yang aman dengan menggunakan kondom.
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat terutama terhadap penisilin.
  • Jangan berhenti meminum obat atau mengubah dosisnya hanya karena Anda merasa lebih baik, kecuali dokter Anda yang menganjurkan.
  • Jika Anda sedang hamil, informasikan kepada dokter. Penularan sipilis terhadap janin sangat berbahaya.
  • Beri tahukan pasangan seksual Anda jika Anda tengah menjalani pengobatan sipilis sehingga mereka juga mendapatkan pemeriksaan medis.
  • Usahakan untuk tidak melakukan aktivitas seksual selama minimal 2 minggu setelah pengobatan atau hingga dinyatakan bersih oleh dokter Anda.
  • Memeriksakan diri Anda saat terdapat penyakit menular seksual lainnya.