Pencegahan

Pencegahan HIV

Pencegahan HIV

Untuk melindungi diri dari penularan HIV, Anda perlu paham benar bagaimana penularan HIV dapat terjadi. Dengan begitu, pencegahan pun dapat dilakukan.

Seperti:

  • Lakukan hubungan seks yang aman, yaitu dengan menggunakan kondom
  • Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Jangan pernah berbagi jarum atau alat suntik
  • Hindari menyentuh darah dan cairan tubuh orang lain
  • Terapkan pola hidup sehat
  • Lakukan olahraga dan istirahat teratur
  • Rutin melakukan pengecekan HIV jika melakukan perilaku beresiko (bisa dengan alat seperti One Step HIV Test sebagai deteksi awal atau memeriksakan diri ke dokter)

Khusus untuk wanita hamil, Anda akan ditawarkan untuk melakukan tes darah untuk HIV sebagai bagian dari pemeriksaan kandungan. Jika tidak diatasi, HIV dapat diturunkan dari ibu hamil ke bayi selama kehamilan, persalinan, atau menyusui. Terapi HIV selama kehamilan mengurangi risiko ditularkannya HIV ke bayi.

Melengkapi diri Anda dengan pengetahuan terhadap HIV merupakan cara terbaik untuk mencegah risiko penularan HIV dan membantu orang-orang sekitar Anda dengan proses pengobatan penyakit. Hal ini juga dapat membantu orang dengan HIV untuk hidup secara sehat dan aman.

Pencegahan syphilis

Mengatasi Sifilis ?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat dilakukan:

Lakukanlah aktivitas seksual yang aman dengan menggunakan kondom.

Cuci tangan Anda sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi.

Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat terutama terhadap penisilin.

Jangan berhenti meminum obat atau mengubah dosisnya hanya karena Anda merasa lebih baik, kecuali dokter Anda yang menganjurkan.

Jika Anda sedang hamil, informasikan kepada dokter. Penularan sipilis terhadap janin sangat berbahaya.

Beri tahukan pasangan seksual Anda jika Anda tengah menjalani pengobatan sipilis sehingga mereka juga mendapatkan pemeriksaan medis.

Usahakan untuk tidak melakukan aktivitas seksual selama minimal 2 minggu setelah pengobatan atau hingga dinyatakan bersih oleh dokter Anda.

Memeriksakan diri Anda saat terdapat penyakit menular seksual lainnya.