Deteksi Dini

Deteksi Dini HIV

Untuk mengetahui apakah Anda terinfeksi HIV, Anda bisa melakukan nya melalui tes darah. Periksakan status HIV Anda di dokter atau klinik yang memiliki laboratorium khusus. Bahkan, saat ini Anda dapat mendeteksi secara dini di rumah dengan alat bernama One Step HIV TEST yang sudah banyak tersedia di penjualan online atau apotek-apotek. Alat tersebut dapat membaca status HIV Anda melalui sample darah dalam 10 sampai 15 Menit.

Setiap orang yang aktif secara seksual (pernah dan/atau sering berhubungan seks) perlu menjalani tes apabila telah melakukan hubungan seks berisiko, seperti seks tanpa kondom. Pasangan yang merencanakan pernikahan dan kehamilan, dan wanita hamil juga perlu menjalani tes apabila termasuk berisiko tinggi terhadap HIV.

Anda disarankan untuk melakukan tes pertama minimal setelah 3 bulan melakukan aktivitas seksual berisiko untuk memastikan apakah benar Anda terjangkit HIV. Tes kedua dilakukan setelah 3 bulan dari tes yang pertama jika hasilnya menunjukkan hasil nonreaktif (negatif), yang terakhir dilakukan tiga bulan setelah tes kedua.

Ingat: mendapatkan hasil negatif dari tes pertama bukan berarti Anda lantas terbebas dari HIV. Tubuh umumnya akan mulai membentuk antibodi sekitar tiga minggu sampai 3 bulan setelah pertama kali terjangkit virus HIV. Periode ini disebut dengan periode jendela, yang bisa bertahan hingga 42 hari. Namun, seberapa cepat tubuh membentuk antibodi bisa berbeda antar satu orang dengan yang lainnya. Ada yang membutuhkan waktu lebih lama atau bahkan lebih cepat dari tiga bulan.

Maka dari itu, Anda akan direkomendasikan untuk menjalani tes lanjutan berjangka setiap 3 bulan untuk memastikan diagnosisnya.

Deteksi Dini syphilis

Sifilis paling mudah menular pada tahap 1 dan tahap 2. Apabila Anda pernah melakukan perilaku berisiko, dan merasakan gejala seperti yang disebutkan pada tahap 1 dan 2(Lihat kembali menu Gejala Syphilis), Anda dapat melakukan pengujian dengan Onestep Syphilis sendiri di rumah. Pengujian ulangan perlu dilakukan setidaknya 3 bulan setelah pengujian pertama dilakukan. Apabila ingin lebih memastikan, periksakan diri ke dokter atau klinik spesialis penyakit kelamin untuk memastikan diagnosis terhadap sifilis. Makin cepat sifilis diobati, makin kecil kemungkinan sifilis berkembang menjadi penyakit yang serius.

Pengobatan sifilis sangat mudah dilakukan. Pengobatan umumnya adalah dengan menggunakan antibiotik berupa suntikan penisilin. Jika tidak diobati, sifilis bisa menjadi penyakit yang berbahaya dan bisa berujung kepada kematian. Penderita sifilis yang sedang dalam masa pengobatan harus menghindari hubungan seksual hingga infeksi dipastikan sudah sembuh total.